satu paragraf dari pujangga
terukir indah diatas pasir putih,
kala itu angin berhembus
ditemani ilalang yang tak mau kalah bergoyang mengalun,
hiruk pikuk jalan pun enggan mengacaukan,
ketika itu penanya menari,
"dear God, when the sun rising, I hope a wonderfull day welcome me with a smile"
merdunya percikan di pantai pasir putih menambah indahnya jagad raya,
tapi apakah sama seperti suasana hati sang pujangga,
siapa yang tahu??
"this time, how heavy for me to make a smile,
how difficult to bring a warm hug for anothers?"
sementara gelanggang biru terus menebarkan kedamaian..
seekor jangkrik kecil bertanya,
"ada apakah gerangan wahai pujangga?
begitu alot kerutan diwajah manismu?
tak seperti biasa..."
pena pun kembali mengayuhkan tubuhnya,
"that flower can't stand b'coz it has separated with the branch,
the sky is dark b'coz the sun was gone,
the town is silent b'coz the civil was slept,
and now i'm in the sadness b'coz he was not here beside me....
terukir indah diatas pasir putih,
kala itu angin berhembus
ditemani ilalang yang tak mau kalah bergoyang mengalun,
hiruk pikuk jalan pun enggan mengacaukan,
ketika itu penanya menari,
"dear God, when the sun rising, I hope a wonderfull day welcome me with a smile"
merdunya percikan di pantai pasir putih menambah indahnya jagad raya,
tapi apakah sama seperti suasana hati sang pujangga,
siapa yang tahu??
"this time, how heavy for me to make a smile,
how difficult to bring a warm hug for anothers?"
sementara gelanggang biru terus menebarkan kedamaian..
seekor jangkrik kecil bertanya,
"ada apakah gerangan wahai pujangga?
begitu alot kerutan diwajah manismu?
tak seperti biasa..."
pena pun kembali mengayuhkan tubuhnya,
"that flower can't stand b'coz it has separated with the branch,
the sky is dark b'coz the sun was gone,
the town is silent b'coz the civil was slept,
and now i'm in the sadness b'coz he was not here beside me....

